Halaman

Rabu, 25 Desember 2013

Apa Itu Logika ?

Tidak ada komentar:
Logika sering diartikan sebagai suatu yang masuk akal, wajar, bisa dimengerti, dan bisa ditangkap pikiran. Misalnya; "Logis sekali kalau harga bahan bakar minyak dinaikan, APBN-nya jebol". Atau "Menurut Logika, dia mestinya berbohong, "Tak jarang kata logika juga digunakan dalam konteks budaya, atau cara berfikir. "Itu memang logikanya orang berani bodoh, banyak bicara tapi salah". "Begitulah logikanya orang hebat, diam-diam ubi berisi".

Apa Itu Logika?

Logika yang dibahas di sini, tidak dalam arti sebagaimana digambarkan di atas. Logika di sini adalah studi tentang metode dan prinsip yang digunakan untuk menguji dan membedakan penalaran yang sahih (tepat) dari penalaran yang tidak sahih (tidak tepat). jelas logika tidak menelaah seluruh kegiatan berfikir melainkan hanya menelaah metode dan prinsip untuk membedakan penalaran yang tepat dan yang tidak tepat. juga menjadi jelas di sini bahwa logika tidak menelaah semua penalaran, melainkan penalaran yang tepat dan tidak tepat.

Misalnya: 
Semua anggota KPK nekat memberantas koorupsi
Anggota DPR adalah bukan anggota KPK
Jadi anggota DPR tidak nekat membrantas korupsi
Model argumentasi ini adalah sebuah bentuk penalaran. Logika akan memeriksa dan menguji apakah penalaran ini shahih atau tidak shahih, tepat atau tidak tepat, berdasarkan prinsip dan kaidahnya. Berdasarkan pengamatan, ada kesan bahwa penalaran di atas tidak tepat, tetapi kita menjadi kelabakan ketika harus membuktikannya Kita tidak bisa membuktikan ketepatan benar apapun yang dengan menggunakan perasaan saja. Di sini tugas dan peran logika, yakni menunjukan bahwa penalaran di atas tidak tepat, berdasrkan prinsip dan kaidahnya yang tampak terang benderang.


Berfikir

Tidak ada komentar:
Berfikir adalah ciri has seorang manusia yang berakal, orang yan berakal sempurna tentu ia memiliki logika alami, yaitu logika kodratiyah atau disebut juga logika bawaan. pada suatu hari saya ditelpon oleh teman dekat malam-malam, ia menyuruh saya untuk menemuinya pada waktu itu juga, ia menyuruh saya untuk segera berangkat, tidak biasanya dia nelpon malam-malam dan menyuruh saya untuk segera menemuinya. dari kejadian demikian saya menyimpulkan bahwa teman saya mempunyai kepentingan yang sangat mendesak, meskipun dia tidak mengungkapkannya saya bisa menyimpulkan dari hal tersebut dia memang memiliki kepentingan, dalam kisah di atas ini menunjukkan terhadap akal/logika alami.

Logika alami, semua orang memilikinya, tanpa harus belajar manusia bisa menggunakan logika tersebut, namun untuk memikirkah hal-hal yang lebih sulit dan banyak seluk beluknya maka kemungkinan logika demikian tidak akan mampu untuk menyelesaikannya. oleh karena itu supaya sampai memahami masalah yang begitu kompleks dan rumit maka disarankan untuk mempelajari prinsip berfikir melalui prosedur pemikiran yang diajarkan oleh aristoteles berupa logika tradisional.

maka oleh karena itu di sini akan dibahas masalah logika tradisional, dalam menentukan sebuah kesimpulan tentunya terdapat aturan-aturan tertentu, dan aturan atau prosedur tersebut haruslah ditaati, untuk menyusun premis-premis harus disesuaikan dengan prosedurnya. antara proposisi-proposisi harus sejalan dengan kaidah-kaidahnya, kaidah tersebut adalah berupa prinsip yang akan diterangkan pada postingan yang selanjutnya.

Berfikir adalah merupakan tugas bagi hewan yang berakal budi, untuk mencari jati diri tentunya sebagai manusia kita jangan membiarkan logika tidak berguna. seorang manusia tentunya kita mampu menemukan siapakah diri kita, dari manakah kita berasal. sebagai seorang yang berakal budi tentu tidak akan rela jika kita selalu dibodohi keadaan, yaitu keadaan yang menghalangi terhadap eksistensi yang sebenarnya tentang diri kita. kebenaran sejati harus dicari, karena itu merupakan tugas yang harus kita tuntaskan secara personal.

Sebagai makhluk yang diberi keleluasanaan untuk berfikir, manusia memiliki fasilitas yang berharga, yaitu fasilitas yang disebut dengan logika. berbicara tentang logika merupakan pembicaraan yang akan menyangkut tentang kerohanian. karena sebab rohani tidak mungkin dibatasi oleh manusia, maka logikapun demikian. dalam diri manusia terdapat jasmani dan rohani, secara fundaamental ruhani tidak terbatas namun karena manusia merupakan struktural jasmani dan ruhani ia menjadi terbatas.

Senin, 16 Desember 2013

cermin

Tidak ada komentar:
Sebuah kecerobohan kini telah menghantarkanku kegerbang penyesalan. tulisanku yang begitu panjangnya dan begitu membuang waktu kini ludes terhapus oleh kecerobohan sendiri, kini baru tahu rasanya bahwa dalam kehidupan jangan terlalu tergesa-gesa sehingga melakukan sesuatu tanpa pertimbangan, memutuskan sesuatu tanpa mikir panjang. dari kasus ini saya jadi ingan sebuah pepatah yang menerangkan bahwa masa depan kita ditentukan oleh masa sekarang. jika masa sekarang saya melakukan sesuatu dengan tanpa didahului dengan perhitungan yang matang, mungkin itu sama saja dengan menentukan masa depan tanpa pertimbangan.

Sebuah kecerobohan akan sangat berdampak pada kehidupan, termasuk masa depan. setelah mengalami kejadian seperti ini, yaitu bertindak tanpa berfikir adalah sebuah kebodohan yang tersirat, kita bisa sebut kebodohan macam ini adalah kebodohan jiwa yang harus disembuhkan oleh penderitanya, yaitu dengan cara tidak membiasakannya lagi, maka dengan sendirinya penyakit tersebut tidak akan merasa betah lagi tinggal pada jiwa tersebut.

Adalah sebuah kisah yang sangat mengejutkan saya, ketika sebuah tulisan yang begitu panjang dan begitu memuan sebuah konten yang menarik terhapus dengan hanya karena ketidak hati-hatian. dengan sebab kejadian ini saya merasa kehilangan waktu karena dalam penulisan konten tersebut membutuhkan waktu. saya merasa kehilangan tenaga kagena dalam penulisannya saya menggunakan tenaga. saya kehilangan biaya karena dalam penulisan itu membutuhkan biaya. kini bisa disimpulkan bahwa seorang yang tidak hati-hati akan merasakan penyesalan diakhirnanti.

Mungkin kisah ini cukup untuk memberikan pelajaran kepada jiwa ini, agar jiwa tidak lagi mengenal apa yang namanya ceroboh (ketidakhati-hatian). Adalah sebuah kecerdasan yang tersimpan dalam kedalaman jiwa seseorang, ketika ia bisa mengambil sebuah pelajaran dari fenomena-fenomena yang terjadi dalam kehidupan ini. jika hal itu benar maka dapat disimpulkan bahwa ketika saya mampu mengambil pelajaran dari pristiwa tersebut maka saya termasuk orang yang memiliki jiwa yang cerdas. namun kenapa seorang yang memiliki jiwa yang cerdas masih saja terkena penyakit jiwa, ya maksudnya penyakit ceroboh, karena mungkin jawabannya adalah manusia itu tidak ada yang sempurna.

Andai saja semua orang mampu mengambil sebuah pelajaran dari hidupanya mungkin mereka tidak akan dibodohi oleh dunia. Perlu diketahui bahwasanya dunia ini adalah sebuah tipuan yang selalu ingin menjerumuskan pecintanya (dunia). bisa disimpulakan bahwa kebanyakan orang yang terlalu cinta dunia adalah yang sering tertipu olehnya. Cinta dunia  itu adalah hal yang wajar, tidak masalah, karena sebagai manusia biasa memiliki syahwat yang menjadi penyebab timbulnya sebuah rasa keinginan terhadapnya (dunia). namun yang dihawatirkan adalah ketika sebuah hati telah merasakan tamak dan rakus terhadap dunia. kaena seorang yang rakus dan tamak terhadap dunia adalah orang yang memandang bahwa dunia adalah segalanya, sedangkan keputusan itu adalah sebuah kesalahan yang total. sehingga bisa disimpulakan bahwa seorang yang tmak dan rakur terhadap dunia adalah orang yang mengalami kesalahan yang total dalam kehidupan ini.

Hidup tidak terlepas dari sebuah pelajaran, pelajaran dalam kehidupan ini selalu tersedia dimanapun dan kapanpun anda berada. sebuah peristiwa adalah pelajaran yang harus dikaji dan diuji, sebuah kejadian (fenomena) dalam kehidupan ini harus dijadikan sebuah cermin tempat kita bercermin memandang kehidupan yang selanjutnya. semoga kehidupan kita yang sedang dijalani ini adalah kehidupan yang bisa kita jadikan sebagai cerminan masa depan. amiiiin. 

membaca

Tidak ada komentar:
sebuah partanyaan yang menggoda, cara supaya konsisten banyak sekali namun yang harus diperhatikan hanya satu, yaitu kata konsisten sendiri harus benar-benar dipegang dengan konsisten. misalkan anda ingin menghafal suatu buku atau suatu kitab dengan kunsosten yaitu dimulai dengan memfokuskan terhadap buku atau kitab yang mau anda dalami. jangan dulu tengok kiri tengok kanan mencari-cari bahan bacaan lain karena yang ditakutkan anda tergoda oleh yang lain, sehingga buku yang menjadi targetan anda terabaikan.

alangkah baiknya sebagai seorang pejuang melawan kebodohan untuk memperbanak bahan bacaan baik itu berupa buku yang berbahasa indonesia atu yang berbahasa asing, karena dengan banyaknya bahan bacaan keilmuan dan wawasan akan bertambah. namun jika koleksi buku hanya satu mata pelajaran tanpa melirik pelajaran yang lain maka kemungkinan besar pemahaman dan wawasannya akan lebih sedikit dibanding dengan yang memperbanyak bahan bacaan.

membaca, secara tidak langsung adalah sedang mengerjakan sebuah perubahan, yakni perubahan dari ketidak tahuan menuju tahu, perubahan dari kegelapan menuju cahaya. jadi jika anda ingin hidup berubah maka perbanyaklah membaca, tidak perduli apa saja permasalahannya, apa saja bukunya, siapa saja penulisnya. karena dengan demikian anda akan mendapatkan sesuatu yang baru dalam hidup anda, contohnya anda ketika menemukan sebuah permasalahan dalam bacaan anda maka saat itulah anda menemukan sesuatu yang baru, semakin anda banyak menemukan hal-hal yang baru maka peluang anda untuk menjadi prefesor semakin besar.

namun, yang dimaksud bukan itu, anda membaca niatkanlah karena Allah, anda membaca karena supaya menambah wawasan anda tentang fenomena yang terjadi dalam cakrawala kehidupan ini. dalam kehidupan banyak sekali permasalahan yang menjadikan sebagian orang banyak bertanya-tanya, karena bagi seorang yang selalu berfikir dunia adalah sebuah pertanyaan, karena itu dunia tidak terlepas dari sebuah pertanyaan yang harus dijawab. namun bagi orang yang tidak mau berfikir dunia adalah sebuah suguhan atau hidangan Tuhan yang diberikan kepada makhluknya, oleh karena itu tidada lain dan tiada bukan keberadaannya adalah untuk di nikmati.

Kehidupan adalah sebuah buku yang menjadi dasar permasalahan dalam kehidupan ini, oleh karena itu bacalah kehidupan ini dengan seksama, semakin anda sering membaca kehidupan semakin konsistenlah kehidupan anda. karena dari bacaan itu anda akan tahu bahwa orang yang tidak konsisten hidupnya akan banyak kehilangan waktu.

Pengantar

Tidak ada komentar:
Hidup terdiri dari premis-premis yang harus disusun secara logis, karena itu hidup harus keritis