Halaman

Senin, 16 Desember 2013

cermin

Sebuah kecerobohan kini telah menghantarkanku kegerbang penyesalan. tulisanku yang begitu panjangnya dan begitu membuang waktu kini ludes terhapus oleh kecerobohan sendiri, kini baru tahu rasanya bahwa dalam kehidupan jangan terlalu tergesa-gesa sehingga melakukan sesuatu tanpa pertimbangan, memutuskan sesuatu tanpa mikir panjang. dari kasus ini saya jadi ingan sebuah pepatah yang menerangkan bahwa masa depan kita ditentukan oleh masa sekarang. jika masa sekarang saya melakukan sesuatu dengan tanpa didahului dengan perhitungan yang matang, mungkin itu sama saja dengan menentukan masa depan tanpa pertimbangan.

Sebuah kecerobohan akan sangat berdampak pada kehidupan, termasuk masa depan. setelah mengalami kejadian seperti ini, yaitu bertindak tanpa berfikir adalah sebuah kebodohan yang tersirat, kita bisa sebut kebodohan macam ini adalah kebodohan jiwa yang harus disembuhkan oleh penderitanya, yaitu dengan cara tidak membiasakannya lagi, maka dengan sendirinya penyakit tersebut tidak akan merasa betah lagi tinggal pada jiwa tersebut.

Adalah sebuah kisah yang sangat mengejutkan saya, ketika sebuah tulisan yang begitu panjang dan begitu memuan sebuah konten yang menarik terhapus dengan hanya karena ketidak hati-hatian. dengan sebab kejadian ini saya merasa kehilangan waktu karena dalam penulisan konten tersebut membutuhkan waktu. saya merasa kehilangan tenaga kagena dalam penulisannya saya menggunakan tenaga. saya kehilangan biaya karena dalam penulisan itu membutuhkan biaya. kini bisa disimpulkan bahwa seorang yang tidak hati-hati akan merasakan penyesalan diakhirnanti.

Mungkin kisah ini cukup untuk memberikan pelajaran kepada jiwa ini, agar jiwa tidak lagi mengenal apa yang namanya ceroboh (ketidakhati-hatian). Adalah sebuah kecerdasan yang tersimpan dalam kedalaman jiwa seseorang, ketika ia bisa mengambil sebuah pelajaran dari fenomena-fenomena yang terjadi dalam kehidupan ini. jika hal itu benar maka dapat disimpulkan bahwa ketika saya mampu mengambil pelajaran dari pristiwa tersebut maka saya termasuk orang yang memiliki jiwa yang cerdas. namun kenapa seorang yang memiliki jiwa yang cerdas masih saja terkena penyakit jiwa, ya maksudnya penyakit ceroboh, karena mungkin jawabannya adalah manusia itu tidak ada yang sempurna.

Andai saja semua orang mampu mengambil sebuah pelajaran dari hidupanya mungkin mereka tidak akan dibodohi oleh dunia. Perlu diketahui bahwasanya dunia ini adalah sebuah tipuan yang selalu ingin menjerumuskan pecintanya (dunia). bisa disimpulakan bahwa kebanyakan orang yang terlalu cinta dunia adalah yang sering tertipu olehnya. Cinta dunia  itu adalah hal yang wajar, tidak masalah, karena sebagai manusia biasa memiliki syahwat yang menjadi penyebab timbulnya sebuah rasa keinginan terhadapnya (dunia). namun yang dihawatirkan adalah ketika sebuah hati telah merasakan tamak dan rakus terhadap dunia. kaena seorang yang rakus dan tamak terhadap dunia adalah orang yang memandang bahwa dunia adalah segalanya, sedangkan keputusan itu adalah sebuah kesalahan yang total. sehingga bisa disimpulakan bahwa seorang yang tmak dan rakur terhadap dunia adalah orang yang mengalami kesalahan yang total dalam kehidupan ini.

Hidup tidak terlepas dari sebuah pelajaran, pelajaran dalam kehidupan ini selalu tersedia dimanapun dan kapanpun anda berada. sebuah peristiwa adalah pelajaran yang harus dikaji dan diuji, sebuah kejadian (fenomena) dalam kehidupan ini harus dijadikan sebuah cermin tempat kita bercermin memandang kehidupan yang selanjutnya. semoga kehidupan kita yang sedang dijalani ini adalah kehidupan yang bisa kita jadikan sebagai cerminan masa depan. amiiiin. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar